BMW X3 lebih segar

BMW menyebut SUV-nya dengan nama Sports Activity Vehicle (SAV) untuk membuatnya ekslusif. Varian kompaknya, BMW X3 yang pertamakali diperkenalkan di Indonesia pada Juli 2004, kini hadir dengan tampilan lebih segar, mesin lebih kuat dan material penyusun makin berkualitas.

Debut di Indonesia pada Kamis malam, 24 Mei di BMW Pavilion, Parkir Timur Senayan, Jakarta. Dari depan, X3 yang baru ini menampilkan kidney grill lebih besar, redesign bumper dan sewarna bodi serta lampu kabut baru. Bagian belakang tampil dengan lampu baru berbentuk L dan bumper belakang yang juga didesain ulang dengan warna sama seperti bodi mobil.

BMW X3 yang baru ini tersedia dengan mesin 2,5 liter dan transmisi otomatis enam percepatan. Mesin segaris enam silinder baru yang ringan bobotnya ini mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 218 hp (mesin terdahulu: 192 hp). Mesin ini mampu berakselerasi dari 0 sampai 100 km/jam dalam 8,9 detik (mesin terdahulu: 9,8 detik) dan mencapai kecepatan tertinggi 210 km/jam (mesin terdahulu: 208 km/jam). Konsumsi bahan bakar telah berhasil diturunkan hingga sebesar 10%, dengan konsumsi rata-rata sebesar 14,1 liter/100 km.

Bagian interior juga didesain ulang dan mampu memberikan suasana yang lebih eksklusif di dalam kokpit. Material yang ditingkatkan antara lain permukaan dashboard dengan bahan dekoratif yang baru, logam yang digalvanisir untuk pegangan pintu, serta kulit baru yang eksklusif dengan pilihan warna yang bergaya. X3 juga hadir dengan kemudi palang tiga dan kompartemen pintu yang baru.

BMW X3 dilengkapi teknologi all-wheel drive xDrive yang memperkuat cengkeraman ke jalan, kelincahan, dan keamanan mobil. Sistem ini memanfaatkan informasi dari sensor roda serta data yang dikumpulkan dari sistem Dynamic Stability Control (DSC), termasuk yaw rate dan sudut kemudi, kemudian memprediksi hilangnya traksi atau tergelincirnya roda dan selanjutnya bereaksi hanya dalam beberapa milidetik. Sistem ini membuat X3 mampu merespon dengan kecepatan tingkat tinggi meminimalkan understeer maupun oversteer. Sistem xDrive memungkinkan pengemudian yang sangat baik di segala macam permukaan dan pada segala macam kondisi, termasuk pada permukaan jalan yang sangat licin.
Kendaraan SAV kompak ini dilengkapi dengan 10 kantung udara (airbag) dan juga Sistem Pelindung Kepala (Head Protection System), dan kantung udara samping yang didesain untuk melindungi kepala mereka yang duduk di kursi depan agar tidak terbentur jendela ataupun terpukul benda-benda yang menembus jendela samping. Fitur keselamatan lain juga tersedia seperti adapative headlights, park distance control dan runflat indicator.

Perlengkapan lain – seperti panorama glass roof, kemudi sport multifungsi berlapis kulit dengan fitur cruise control, tempat duduk pengemudi dengan penyesuaian elektris, onboard computer, sensor hujan, lampu xenon, sound system HiFi dengan 8 speaker dan CD changer – memberikan fitur yang lengkap dan terbaik. Selain itu, roda alloy wheel 235/55 R17 memberikan tampilan yang gagah pada mobil SAV kompak ini.
BMW X3 2.5si tersedia di semua dealer resmi BMW dengan harga Rp. 748.000.000,- on the road di Jakarta. Pelanggan mendapatkan pilihan warna eksterior, yaitu black sapphire dan titanium silver serta warna interior sand beige dan black.

Sekilas xDrive


xDrive mendistribusikan tenaga penggerak ke roda-roda yang memerlukan. Dengan adaptabilitas yang luar biasa, sistem ini bukan hanya menambah traksi pada kondisi jalan yang sulit tetapi juga meningkatkan dinamika berkendara. Pengalihan tenaga dikendalikan oleh kopling multi-pelat yang diatur secara elektronis melalui sebuah unit transfer daya. Hal ini memungkinkan daya gerak didistribusikan secara berganti-ganti antara roda depan dan belakang, dan daya ini selalu siap untuk dikonversikan secara paling efektif menjadi daya dorong.

Unit kontrol dari sistem all-wheel drive ini dihubungkan ke sistem pengatur sasis DSC (Dynamic Stability Control ) melalui banyak interface internal. Berdasarkan data yang diberikan DSC, sistem xDrive akan mengidentifikasi berbagai kecenderungan terjadinya understeer maupun oversteer sejak dini dan menetralkannya dengan merubah distribusi daya.

Sistem ini menghasilkan respon mengemudi yang terkontrol yang sangat unik di antara pemain-pemain mobil premium. Dimulai dari distribusi tenaga di poros depan dan belakang dengan perbandingan 40:60 pada kondisi normal, distribusi daya ini dapat diubah secara variabel. Sesuai dengan kebutuhan dinamika pengemudian, proporsi transmisi daya dapat bervariasi antara 50:50 hingga 0:100 persen. Dengan demikian, sistem xDrive ini secara unik mampu meningkatkan kestabilan arah dan dinamika pengemudian ketika menikung dengan kecepatan tinggi.

Di atas jalur yang permukaannya licin, sistem xDrive mampu memberikan traksi maksimum dan juga akselerasi yang aman dan cepat. Putaran roda secara individu akan ditekan dengan perubahan distribusi daya yang cepat dan variatif antara poros depan dan belakang.

Pada kondisi traksi yang ekstrem, sistem xDrive bekerja dengan amat lebih cepat dan lebih efektif daripada sistem all-wheel drive yang konvensional. Sebagai contoh, ketika melaju di jalan licin, di mana hanya roda-roda depan saja yang mendapatkan gigitan ke permukaan jalan, maka sistem xDrive akan merespon dengan seketika secara efektif.
Hanya dalam waktu 0,1 detik hampir 100 persen daya yang diberikan oleh mesin akan diteruskan ke poros depan. Pengereman di poros belakang yang menyebabkan hilangnya daya, kini tidak diperlukan lagi. Mobil BMW dengan sistem xDrive mampu bergerak dengan spontan, cepat dan aman.

~ by The Owner on May 22, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: